[TERJEMAHAN] AKB SHINBUN EDISI SEPTEMBER 2017 – SUGAI YUUKA & NAGAHAMA NERU “1 Bulan Padat Yukka dan Neru”

Halaman belakang bulan ini menampilkan wawancara dengan Kapten Keyakizaka46 Sugai Yuuka (21) dan Keyakizaka46/Hiragana Keyakizaka46 Nagahama Neru (19). Temanya adalah bulan Agustus yang penuh kejutan dengan adanya tur nasional pertama Keyakizaka46 dan festival musik di luar ruangan. Sugai yang berjuang sungguh-sungguh dalam mengatur member, lalu Nagahama yang sibuk bolak-balik antara Kanji Keyakizaka46 dan Hiragana Keyakizaka46. Hubungan mereka berdua yang semakin dalam setelah melewati musim panas ini, selain itu kesulitan, kekhawatiran, refleksi diri,  dan keinginan mereka berdua… Secara hati-hati kami membicarakannya bersama-sama sampai akhir.

Jurnal

– Di bulan Agustus ini , jadwal kalian sungguh bertubi-tubi, 11 konser tur nasional dan 4 pertunjukan festival di luar ruangan.

Nagahama: Sungguh terasa panjang, tapi karena terjadi macam-macam peristiwa, rasanya aneh saja semua itu terjadi hanya dalam 1 bulan.

Sugai: Setiap peristiwa benar-benar sangat padat, aku takut kalau aku sampai melupakan sesuatu, jadi sejak akhir bulan Juli aku mulai mencatat di jurnal setiap hari. Kalau sekarang aku membacanya lagi, aku merasa ternyata pernah terjadi hal seperti ini ya. Meskipun baru terjadi 1 bulan yang lalu, tapi aku sudah mulai lupa.

–Tur nasional dimulai dari konser Kobe tanggal 2 Agustus. Katanya kalian berdua tinggal sekamar di hotel.

Sugai: Oh, iya. Ternyata kita sekamar di Kobe~

Nagahama: Iya, kita sekamar~

Sugai: Kita makan bento yang bentuknya mirip kepala gurita itu ya?

Nagahama: Iya! Itu lezat.

Sugai: Kita membicarakan hal-hal tidak pentin, lalu membicarakan kehidupan yang kita jalani selama ini.

Nagahama: Iya. Hahaha. Kalau dipikir-dipikir, mungkin aku paling banyak bicara sama Yukka (Sugai) selama 1 bulan ini.

Sugai: Kita membicarakan banyak hal ya.

Waktu

– Apa Sugai-san juga merasa bahwa Nagahama-san adalah orang yang paling banyak kau ajak bicara di musim panas ini?

Nagahama: Kalau pertanyaannya begitu, Yukka pasti mengiyakannya. (XD)

Sugai: Tidak kok, tidak kok! Aku benar-benar membicarakan banyak hal denganmu lho. (XD)

Nagahama: Sudahlah, tidak apa-apa kok. Tidak apa-apa. (XD)

Sugai: Neru itu sangat pandai bersosialisasi. Dia pandai mengakrabkan diri dengan orang lain. Dia tidak membeda-bedakan member manapun, menurutku dia membangun hubungan yang baik dengan semuanya.

Nagahama: Itu sih Happobijin (seseorang yang cantik tanpa kekurangan). (XD)

Sugai: Neru selalu mengatakan hal semacam itu, tapi bagiku itu adalah daya tarikmu lho.

– Kalian juga pernah pergi makan berdua?

Sugai: Kita waktu itu pergi makan Nabe ya.

Nagahama: Iya. Itu kapan sih?

Sugai: Bukannya di hari waktu kita pulang ke Tokyo dari tur di suatu tempat? Aaahh, sepertinya waktu kita pulang dari Niigata. Kita pulang lumayan pagi waktu itu.

Nagahama: Kita juga pergi belanja berdua ya, di Shimokita (Shimokitazawa). Aku sering pergi ke sana, tapi Yukka baru pertama kalinya ke sana. Aku mengajaknya ke sana.

Sugai: Dia memberiku informasi tentang toko pakaian bekas, dia juga ikut memilihkan baju. Setelah itu kami pergi makan Nabe yang sudah sering kami bicarakan sejak dulu.

Nagahama: Daging domba! Shabu-shabu daging domba. Kami tanpa sengaja menemukan restoran yang menjualnya, jadi kami masuk ke sana.

Sugai: Kami membicarakan banyak hal waktu itu. Kami juga membicarakan tentang pakaian, tapi karena kami masih menjalani tur, jadi kami juga membicarakan persiapan menghadapi tur hari terakhir. Kami blak-blakan mengatakan hal yang ada di pikiran kami. (XD)

Nagahama: Itu betul. (XD)

Sugai: Misalnya tentang evaluasi selama ini, “Kalau tetap begini pasti hasilnya buruk”.

Masalah

– Adakah masalah yang kalian berdua rasakan?

Nagahama: Aku selalu bersama member, tapi kalau terlalu sering bersama, hal yang selama ini bisa berjalan dengan baik ada kalanya tidak berjalan lancar… kalau aku bermaksud mengutarakan sesuatu di saat seperti itu, perkataanku seperti melewati berbagai macam proses penyaringan, aku jadi mengatakan sesuatu dengan macam-macam pertimbangan. Tapi, waktu aku bicara 4 mata dengan Yukka, aku langsung bisa mengatakan hal yang ada di pikiranku, aku ingin berterimakasih padanya. Sebagai seorang kapten, Yukka sepertinya memikirkan begitu banyak hal, kurasa itu berat.

Sugai: Tidak kok… (sambil menggelengkan kepala). Aku selalu memikirkan tentang ini. Tampil bersama Kanji (Keyakizaka46) saja sudah cukup berat, tapi Neru juga terlibat di lagu-lagu Hiragana. Berganti baju dengan cepat saat konser itu sulit, aku merasa dia benar-benar berusaha keras. Apalagi hal itu terjadi di setiap konser, menurutku dia sungguh hebat.

Nagahama: Nggak kok.

Sugai: Lalu, kami sering duduk berdekatan saat di ruang ganti, saat aku terlihat sedikit merenungkan sesuatu, dia menyadarinya. Lalu dia melakukan ini… tangannya menyentuhku, dia berusaha menenangkanku.

Nagahama: (telapak tangannya menyentuh punggung dan kepala Sugai) “Akan kuserap semua kesulitan Yukka!” “Suuuuu~!” (XD)

Sugai: Nah, itu. Dia menyerapnya. (XD)

Nagahama: Akan kuserap semua hal yang membebani Yukka. Suuuuu~! (XD)

Sugai: Dia benar-benar memikirkanku, itu saja sudah membuatku senang. Dibandingkan aku, pasti ada member yang jauh lebih merasa kesulitan. Saat tur… kami diberikan cukup banyak waktu untuk berdiskusi antara sesama member saja. Tapi, aku orang yang sulit memutuskan sesuatu. Di saat aku harus mengambil suatu keputusan, terkadang aku merasa tidak bisa memimpin mereka ke arah yang baik… aku merasa sangat kesal.

Nagahama: (mengangguk dalam diam)

Sugai: Karena kami adalah sebuah grup, jika semua member tidak berjalan ke arah yang sama, hal itu akan terlihat dengan jelas oleh orang lain. Mengatakannya memang mudah, tapi aku terus memikirkan bagaimana cara agar semuanya bisa berjalan ke arah yang sama.

Nagahama: Sebelum bergabung dengan grup ini, aku pernah menonton konser Nogizaka46 di Fukuoka. Baik sebelum maupun sesudahnya, itu adalah satu-satunya konser Nogizaka46 yang pernah kutonton. Di dunia ini pasti ada juga orang yang semacam itu, menurutku pasti ada orang yang hanya 1 kali datang menonton konser di daerahnya yang sudah dia nantikan selama 1 tahun.

Sugai: Iya…

Nagahama: Karena aku memikirkan hal semacam itu, aku benar-benar merasa kesal. Tentu saja, aku selalu mengerahkan yang terbaik di setiap konser, tapi aku selalu memikirkan bagaimana sebaiknya agar hasilnya memuaskan.

Sugai: Karena aku punya kesempatan berbicara saat membentuk lingkaran, jadi aku selalu mengajak semuanya untuk bersemangat di kesempatan itu. Di hari pertama Konser Nagoya saat Hirate (Yurina) tidak bisa tampil, aku tidak bisa mengingat kejadiannya dengan jelas, tapi sepertinya aku mengatakan, “Ada orang-orang yang hanya datang hari ini saja, ayo kita kerahkan seluruh kemampuan kita!”.

Nagahama: Di hari itu semua member berdiskusi dengan serius. Mereka semua baik hati, mereka sangat memikirkan Hirate. Hanya saja, karena kami juga harus memikirkan secara serius orang-orang yang datang menonton, jadi ada semacam pertentangan.

Sugai: Betul… Setelah diputuskan Hirate tidak akan tampil, satu-satunya hal yang kupikirkan adalah mencari penggantinya, meskipun kami tidak punya waktu lagi.  Tapi, ternyata semuanya tidak bisa mencapai kata sepakat. Aku bahkan tidak tahu jawaban apa yang benar.

Nagahama: Kami tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi center. Techi (Hirate) menampilkan hal yang berbeda seorang diri, dia menanggung beban itu. Ada hal yang hanya bisa dimengerti seorang center saja, jadi kupikir itu hal yang sulit. Tapi, tepat sebelum konser dimulai, Fuuchan (Saito Fuyuka) mengatakan, “Kita ini juga member Keyakizaka46 kok”, perkataannya itu benar-benar membekas di pikiranku. Meskipun tidak ada Techi, kami semua berniat melakukannya dengan penuh tanggung jawab.

Ujian

– Tur hari terakhir di tanggal 30 Agustus dicapai dengan penuh perjuangan dan diikuti berbagai macam kesulitan. Katanya hari terakhir itu juga mendapat pujian dari orang-orang yang terlibat di tur ini.

Nagahama: Memang ada orang-orang yang mengatakan “pertunjukan yang bagus”, tapi ada celah yang membuat kami sangat ingin mengevaluasi konser-konser kami selama ini. Di luar tur tersebut, misalnya ROCK IN JAPAN, atau event-event lainnya, kupikir ada banyak orang yang baru pertama kali datang menonton Keyakizaka46. Sejujurnya, terkadang aku berpikir kami seharusnya bisa melakukan yang lebih dari ini. Rasa senang pasti ada, tapi aku juga merasa kesal.

Sugai: Itu betul. Padahal kami telah melakukan dengan seluruh kemampuan yang kami punya, tapi setelah konser berakhir kami masih merasa kecewa. Aku lagi-lagi berpikir bahwa konser itu ternyata sulit.

Nagahama: Iya.

Sugai: Misalnya saat konser perayaan 1 tahun debut, selama ini kami selalu diberkahi dengan keadaan yang luar biasa. Saat kami menyadarinya, kami berada di situasi dimana ada banyak orang yang datang ke konser kami. Maka dari itu, aku berpikir mungkin ada ujian yang sedang menanti kami. Pada saat kami bisa melewatinya, menurutku Keyakizaka46 mungkin akan bisa jauh lebih berkembang.

Nagahama: “Kalau terus begini pasti gawat” “Kita tidak boleh dengan mudah menganggap ini sebagai sebuah pemberian”, menurutku di kalangan member mulai tumbuh macam-macam kesadaran akan krisis semacam itu. Contohnya saat MC, kami sering dibilang bahwa “MC kalian masih jauh dari kata bagus”. Kupikir itu adalah hal yang membebani Yukka.

– Perkataan Sugai-san di hari terakhir benar-benar penuh dengan perasaan.

Sugai: Waktu itu aku merasa sangat kecewa. Saat perkenalan di MC, entah bagaimana jadi terlihat seperti kalimat yang klise. Padahal aku mengatakannya dari lubuk hatiku, tapi jadi tidak kedengaran seperti sesuatu yang berasal dari hatiku… kupikir kemampuanku masih jauh dari kata bagus.

Nagahama: Sejak tur tersebut, kami semua memikirkan seperti apa MC yang ingin dilakukan. Sebelum gladi bersih dimulai, kami berdiskusi membuat rancangan untuk MC.

Sugai: Sejak tur ini, kami membagi rata peran sebagai MC utama, bebanku jadi terasa ringan. Saat aku berada di posisi  mendengarkan pembicaraan, ada banyak hal yang kupahami. Masuk di tengah-tengah pembicaraan ternyata cukup sulit dilakukan.

Nagahama: Yukka juga selalu memikirkan topik MC di setiap konser, dia sampai membuat catatan.  Kalau ada yang bilang perkataannya tidak berasal dari lubuk hatinya, aku jadi merasa sedih. Perkataan Yukka di MC hari terakhir benar-benar membuat hatiku tergugah. Kalau Yukka mengatakan hal yang ada di hatinya, menurutku perasaannya pasti akan tersampaikan. Menurutku dia sebaiknya tetap seperti itu.

Sugai: Terima kasih…

Nagahama: Yukka itu benar-benar orang yang tabah… (melihat Sugai dengan tatapan lembut)

MC

– Dengan munculnya isu-isu baru, itu artinya musim panas ini berhasil dilalui dengan baik. Bagaimana pandangan kalian setelah ini?

Sugai: Setelah melalui tur kali ini, aku merasa harus lebih mengenal member. Ketika kami membicarakan sesuatu saat MC, terkadang aku berpikir mengenai topiknya, “Jangan-jangan topiknya berdasarkan pendapatku sendiri saja”. Karena aku telah dipilih sebagai kapten, aku tidak ingin jabatan itu sekedar hiasan saja, aku juga harus mengejar ketertinggalan dalam kemampuanku sebagai kapten. Selanjutnya, aku harus lebih banyak bicara dengan member. Aku ingin lebih kuat dan bisa mengatakan dengan jelas hal yang kupikirkan.

Nagahama: Di tengah-tengah tur, aku bicara dengan banyak member. Ada member yang mampu mengatakan, “Aku ingin mengubah atmosfer di grup ini dengan penampilanku di panggung”. Menurutku itu hal yang keren karena aku sama sekali tidak percaya diri dengan penampilanku di panggung. Aku ingin berjuang lebih keras lagi dalam menyanyi dan menari.

Kesadaran Diri

– Setelah melalui tur, aku merasa bahwa aktivitas Hiragana sudah semakin stabil.

Nagahama: Sebagai member Hiragana, aku merasa itu adalah sebuah pencapaian. Bisa berkembang di setiap konser, bisa semakin menyatu, menurutku setiap member mempunyai rasa tanggung jawab dan mengalami peningkatan.

Sugai: Saat melihat sosok Hiragana-chan yang berjuang dengan tulus, aku berpikir bahwa banyak hal yang mungkin mulai kami lupakan. “Keyakizaka46 itu bukan grup yang seperti ini!”, aku ingin menggunakan kekuatanku agar bisa memperlihatkan hal itu bersama dengan seluruh elemen grup.

Nagahama: Kami ingin melakukan yang lebih baik lagi agar Yukka tidak memikul beban yang terlalu banyak, baik itu soal MC, atau cara menghabiskan waktu di ruang ganti. Menurutku kami harus punya sedikit kesadaran diri tentang aktivitas kami.

Sugai: Neru itu benar-benar berjuang keras…

Nagahama: … Nggak kok (XD).

Sugai: Nggak, nggak (XD). Dia member kennin, dia juga merupakan wajah dari grup ini, dia juga termasuk member yang menonjol. Menurutku dia pasti punya banyak kesulitan. Aku ingin mendengarkan banyak keluh kesahnya kemudian membantu menyelesaikannya. Itu kalau dia tidak keberatan sih. Soalnya aku juga selalu dibantu olehnya.

Nagahama: Dia sudah banyak mendengarkan masalahku. (XD) Yukka juga sering-sering ceritakan masalahmu ya! (hunter934)

Next Post

Previous Post

© 2018 Keyakizaka46 Indonesia