[TERJEMAHAN] BUBKA Edisi Agustus 2017 – Shida Manaka “Lahirnya Mona Kingdom!!”

“Membuat dunia yang bahkan tidak menarik menjadi menarik”, negara diktator yang paling bahagia di dunia!

Pengumuman Warga Negara

– Hari ini, kita akan membahas tentang grup yang seperti apakah Shida Gundan itu. Kami akan mengadakan project meeting yang akan memutuskan mengenai hal tersebut. Di edisi bulan depan kami akan mengadakan diskusi meja bundar bersama Shida Gundan (nama sementara), jadi ini adalah sebuah project agar bagian editorial memperoleh pengetahuan awal.

Shida: Baik.

– Berapa kalipun mewawancarai Shida-san selalu saja menarik, maka dari itu, di momen ini, kami mengikuti arus bahwa jangan-jangan Shida Gundan itu sudah terbentuk, tapi pertama-tama apakah Shida Gundan itu memang sudah ada…?

Shda: Tidak ada!

– Ada keinginan untuk membentuknya…?

Shida: Tidak ada!

– Tolong lakukan sesuatu tentang itu (XD).

Shida: Benar juga. Karena sudah repot-repot, aku akan memikirkannya (XD).

– Pertama-tama, dimulai dari anggotanya.

Shida: Pertama-tama…

– Aku jadi gugup karena seperti pengumuman senbatsu (XD).

Shida: Moriya Akane.

– Oh!

Shida: Selanjutnya, Watanabe Risa. Yonetani Nanami.

– Oh, ternyata begitu!

Shida: Suzumoto Miyu. Oda Nana. Sekian!

– Ditambah Shida-san berarti ada 6 orang.

Shida: Iya! Alasanku memilih mereka adalah “karena mereka membuatku terus bicara”. Ini adalah hal yang penting.

– Di luar dugaan alasan yang sederhana (XD).

Shida: Mereka adalah tipe yang mengatakan begitu saja hal yang ada di pikiran mereka. Karena itu, pembicaraan jadi meluas.

– Jadi itu seperti swing dalam musik jazz, ya?

Shida: Benar sekali (<-mungkin sebenarnya dia tidak tahu). Akanen (Moriya) yang paling hebat dalam berbicara di antara member-member ini. Dia berbicara dengan jumlah kosakata yang luar biasa. Karena aku juga tipe yang suka bicara, kami jadi saling berebut topik pembicaraan (XD). Contohnya, beberapa waktu yang lalu, kami menonton film bersama, aku tidak tahu kenapa penonton di sebelahku menangis, aku dan Akanen yang menyadari hal itu… ihihihihi (dia tertawa saat mengingatnya).

– Yang tiba-tiba tidak mengerti itu aku lho!

Shida: Ah, itu lucu sekali. Kami membicarakan “Ini adalah film yang paling lucu”.

– Itu bukan karena isi filmnya, kan? Bukankah itu hanya menertawakan penonton itu saja? (XD)

Shida: Akanen yang tiba-tiba mengajakku. Di malam sebelumnya, “Besok mau nonton film?”. Karena aku suka dengan hal yang tiba-tiba begitu, aku membalasnya “Oke!”. Kalau merencanakan sesuatu secara tiba-tiba, aku merasa akan ada peristiwa yang terjadi, bukankah itu terlihat menarik?

– Pergi sesuai dengan mood, ya. Moriya-san selalu melakukan hal apapun dengan sekuat tenaga, itu sungguh menarik, ya.

Shida: Benar sekali. Di lokasi drama ada makanan katering, dia membawa pergi 1 spongecake utuh yang seharusnya dibagi ke semua member! Karena adegan Akanen diperpanjang, dia tidak kebagian kue yang dimakan member. Akanen yang mengetahui hal itu bilang, “Aku akan mengambil ini semua!”.

– Itu ucapan si pencuri ulung, ya (XD).

Shida: Lalu, dari penampilannya Risa terlihat pendiam, tapi dia sering berteriak secara random. Contohnya, saat aku tertawa bentuk hidungku jadi aneh. Jadi kayak hidung babi gitu. Risa jadi luar biasa bahagia karena hal itu, dia tertawa dengan suara yang keras sambil mengatakan “Lakukan itu lagi!”. Seperti apa ya, seperti anak laki-laki SD yang bahagia, aku suka tertawanya yang sederhana itu.

– Ah, semacam “Crayon Shinchan”.

Shida: Kalau mengatakan hal seperti itu, mungkin bagian ini akan dihapus~, aku ingin bagian ini tidak dihapus!

– Bagian editorial juga memohon!

Shida: Makanya, semuanya melakukan tsukkomi, “Padahal kamu model, tapi ketawa karena hal itu, itu gawat!”.

– Kalian berteman akrab, ya. Apa kalian berdua pernah berbelanja sama-sama?

Shida: Pernah sih, tapi kami berpencar di tengah jalan. Karena barang yang ingin dibeli berbeda, setelah masing-masing selesai belanja, kami berkumpul lagi, kemudian kami pergi makan. Soalnya aku tidak suka menunggu. Hal itu lebih menyenangkan bagi kami berdua.

– Ngomong-ngomong, kenapa kalian bisa akrab?

Shida: Itu karena kami bersebelahan di “Silent Majority”. Kami juga sama-sama kelas 2.

– Kalau Yonetani-san bagaimana? Kalian berteman akrab itu hal yang di luar dugaan.

Shida: Yone itu lebih muda dariku, tapi tipe yang mengatakan pendapatnya tanpa sungkan. Karena itu, bersama dengannya sungguh menyenangkan. Beberapa waktu yang lalu juga, kami pergi makan bersama.

– Ternyata begitu. Apa dia lucu karena berasal dari Osaka?

Shida: Bukan. Yone bukan tipe yang mengatakan hal lucu.

– Waduh, ternyata begitu (XD).

Shida: Dia bukan tipe yang melakukan hal lucu secara sengaja, tapi mendengarkan dia bicara aku jadi tertawa. Walaupun kadang-kadang dia sering menyela pembicaraan, tapi dia tidak begitu lucu (XD).

– Sudah cukup (XD). Sampai sejauh apa kedekatanmu dengan Yonetani-san?

Shida: Aku curhat tentang masalahku padanya. Saat aku curhat, Yone juga mengungkapkan masalahnya.

– Kalau nanti kutulis “tidak lucu”, mungkin akan muncul permasalahan baru (XD).

Shida: Aku merasa Yone akan tetap menerimanya, jadi tenang saja!

Suara Teriakan di Toilet

– Kalau Suzumoto-san bagaimana?

Shida: Suzumoto itu benar-benar lucu! Dia benar-benar beda dari wajah seriusnya di website official (XD). Bukankah ada aplikasi yang bernama “snow”? Aplikasi yang membuat wajah jadi aneh. Yang paling lucu dalam menggunakannya adalah Monta (Suzumoto)!

– Tipe yang seperti itu, baru kali ini aku mendengarnya.

Shida: Kira-kira sampai membuatku berpikir mungkin dia dilahirkan untuk aplikasi ini. Lalu, semangatnya mirip seperti Risa, dia selalu berteriak. Tipe yang suka berteriak. Satu lagi, tingkahnya juga aneh.

– Bukan tipe yang membuat tertawa karena isi pembicaraannya?

Shida: Benar. Tipe yang membuat tertawa karena wajah dan semangatnya. Omongannya tidak begitu lucu (XD).

– Seperti Egashira 2:50?

Shida: Betul! Kalau bertingkah yang seperti itu, bukankah kita hanya bisa tertawa? Semacam itu. Fufufufu (sepertinya dia mengingat sesuatu). Risa dan Monta tipe yang bersemangat.

– Apakah Suzumoto-san sudah membuka diri sejak masa awal?

Shida: Dia seperti takut dan tidak bisa bicara. Monta juga mengatakannya sih, “Di masa awal, aku membuat semacam tembok,” katanya. Dia tidak bisa menunjukkan dirinya sendiri. Sekarang dia selalu menunjukkannya.

– Aku sudah memikirkan ini sejak dulu, apa Suzumoto-san kadang-kadang mengeluarkan suara yang aneh? Semacam bersuara “Uuoooo~” dengan suara rendah.

Shida: Dia melakukannya (XD). Kenapa dia melakukannya, ya? Apa karena dengan berteriak jadi terasa segar? Dia melakukannya bersama Risa. Ngomong-ngomong soal berteriak, aku pernah mendengar suara teriakan “Uuuooooo~!” dari dalam toilet.

– Apa itu? Bukankah itu berbahaya?

Shida: Waktu aku bilang pada staff mungkin ada orang mencurigakan, ternyata itu adalah Akanen.

– Pelakunya ternyata orang yang kau kenal (XD).

Shida: Sepertinya dia berteriak untuk membuang rasa lelahnya. Sewaktu lelah di saat syuting, semuanya akan berteriak.

– Padahal sepertinya berteriak itu jauh lebih melelahkan, ya (XD). Yang terakhir, bagaimana dengan Oda Nana-san?

Shida: Dani (Oda) mungkin yang paling tenang, dia juga tidak pernah meneleponku. Waktu aku melakukan miss call, dia mengirim pesan LINE padaku, “Apaan sih?”. Aku membalas, “Makanya, ayo keluar!”. Sepertinya dia tidak suka “me-time”nya diambil dengan adanya telepon. Bukan hanya masalah telepon saja, dia juga tidak mau pergi belanja sama-sama. Ngomong-ngomong, dia juga suka membatalkan janji di saat terakhir! Waktu Akanen dan Pee (Watanabe Rika) mengajaknya makan, satu jam sebelumnya dia tiba-tiba bilang, “Ternyata aku nggak bisa ikut”. Akanen dan Pee langsung marah-marah.

– Aku ingin melihat Pee-san saat marah. Apa kau berteman akrab dengan Oda-san sejak masa awal?

Shida: Iya, sejak masa awal, Akanen dan Oda.

– Apa sudah cukup anggotanya keenam orang ini? Menurutku aneh sekali ada seorang member yang tidak masuk…

Shida: Ah, maksudnya Pee? Soalnya dia nggak lucu sih (XD).

– Hahaha! Tidak mungkin. Tidak ada orang yang selucu itu lho!

Shida: Kalau begitu, jadi cadangan!

– Dijadikan kenkyuusei, ya.

Shida: Pee itu kalau kelelahan akan mengeluarkan sifat aslinya. Dia biasanya suka berteriak, kalau aku ingin memotretnya dengan kamera, dia akan menolak dan mengambil kameranya (XD). Itu sangat lucu. Hahaha!

– Pada dasarnya Shida-san itu sadis, ya. Semacam… kau suka memojokkan orang lain.

Shida: Aku sangat suka! Aku bahkan menirukan wajahnya saat sedang menolak kamera itu, di depan Pee langsung. Pee akan menunjukkan hal semacam itu pada orang yang sudah dikenalnya.

– Ngomong-ngomong, waktu syuting MV, aku pernah melihat Shida-san, Risa-san, Rika-san, dan Saito Fuyuka-san berteriak saat jam kosong. Itu sedang apa sebenarnya?

Shida: Itu adalah permainan “Kejar-Kejaran Reaksi”. Permainan kejar-kejaran yang mengharuskan untuk tiba-tiba berubah drastis ketika disentuh. Kami berempat terus berteriak “Tidaaak~”, itu benar-benar menyenangkan!

– Saat mendengarkan pembicaraanmu sebelumnya, sepertinya memang benar begitu, tapi apa kau memang pandai dalam mengembangkan permainan yang diubah dari bentuk aslinya?

Shida: Benar sekali. Lalu, aku suka dengan orang yang punya semangat yang sama seperti itu.  Khususnya Risa. Apalagi, larinya juga cepat, kalau dia jadi setan benar-benar gawat. Matanya jadi putih… Apa bagian ini bisa dipakai? Tapi, aku ingin bagian ini tidak dihapus!

– Sekali lagi, bagian editorial juga memohon!

Shida: Risa itu larinya cepat dan membuat matanya jadi putih! Lain kali, aku ingin melakukannya di “Keyakake (Keyakitte, Kakenai?)”. Fufufufu.

– Tsuchida Teruyuki-san dan Sawabe Yuu-san (Haraichi) juga diikutsertakan?

Shida: Aku ingin melakukannya sama-sama!

Ambisi Raja Mona

– Nah, grup berisi 6 orang ini, mau dinamakan apa?

Shida: Ah, bagaimana ya…

– Kalau Shida Gundan tidak begitu lucu, bagaimana kalau Mona Kingdom?

Shida: Boleh! Itu saja!

– Sudah diputuskan! Kalau begitu, Shida-san adalah raja.

Shida: Betul juga. Oke. Karena aku tidak pandai dalam menamai suatu hal, itu juga tidak apa-apa.

– Mari memberikan posisi pada anggotanya!

Shida: Akanen itu terasa sedikit licik (XD). Betul juga, dia adalah gubernur yang licik (XD). Karena Yone itu suka makan, jadi dia punya kesan sering di dapur. Kalau begitu, dia tukang masak raja.

– Tidak apa-apa kan diberi posisi yang tinggi (XD).

Shida: Risa tidak sampai setinggi itu posisinya… Tapi, mungkin dia adalah tipe petarung. Kalau begitu, dia adalah kolonel. Suzumoto itu punya semangat, tapi kelihatannya tidak bisa kerja… Kalau begitu, dia adalah tuan putri. Putri dari negara lain. Bukankah sepertinya tidak apa-apa kalau putri itu tidak bekerja?

– Kupikir putri itu juga punya suatu pekerjaan sih (XD).

Shida: Dani itu kesannya punya posisi yang pekerjaannya bagus. Dia juga suka baca buku.

– Seperti Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Pengetahuan dan Teknologi (MEXT)?

Shida: Benar! Itu saja!

– Kau memutuskan dengan mudah, ya.

Shida: Dengan kekuasaan raja, aku bisa memecat mereka kapan saja. Aku akan memecat orang yang tidak berbicara pada diskusi meja bundar di edisi bulan depan.

– Kediktatoran yang menyeramkan, ya (XD). Mari menentukan topik pembicaraan untuk edisi depan! Aku menerima persetujuan dari manajer bahwa “topiknya secara umum terserah pada Shida-san”.

Shida: Asyik!! Itu artinya boleh membicarakan apa saja, kan?

– Ngomong-ngomong, mohon dipikirkan dengan baik (XD).

Shida: Sebaiknya apa, ya…

– Mungkin bagus juga membicarakan tentang target kegiatan Mona Kingdom misalnya. Target akhir misalnya, atau hal yang ingin dilakukan di acara TV misalnya.

Shida: Aku ingin pergi ke lokasi outdoor dalam acara TV. Kami yang memegang sendiri kameranya. Aku ingin pergi ke taman bermain. Lalu, melakukan “Kejar-Kejaran Reaksi” (XD).

– Seandainya mendapat lagu, sebaiknya yang seperti apa?

Shida: Lagunya sih terserah, tapi aku ingin berpakaian laki-laki di MV. Menurutku itu lebih menarik. Aku ingin mencoba memakai gakuran!

– Ngomong-ngomong, bagaimana kalian berenam menghabiskan jam kosong saat syuting drama “Zankoku na Kyankakutachi”?

Shida: Aku langsung tidur.

– Raja tidur cantik dengan memakai kostum?

Shida: Tidak, aku melepas kostum, lalu langsung tidur. Risa dan Suzumoto selalu bermain hal-hal yang aneh. Lalu, ada orang yang tertawa saat melihat mereka, semacam itu lah.

– Aku membayangkan sosok raja yang tidur seorang diri. Saat SMP dan SMA, posisimu di kelas seperti apa?

Shida: Aku tidak mempedulikan ada di atas atau di bawah. Walaupun aku tidak di posisi atas sih.

– Setelah bergabung dengan Keyakizaka46, apa kau jadi mengetahui rasa nyaman berdiri di posisi atas?

Shida: Bukan begitu (XD). Aku hanya menyukai jam kosong yang menyenangkan. Tempat yang ada banyak orang misalnya, atau tempat yang ada suatu permainan. Itulah Mona Kingdom!

– Definisi yang mudah dipahami, ya. Sepertinya edisi bulan depan akan meriah!

Shida: Aku akan memecat orang yang tidak berbicara dalam diskusi meja bundar di edisi bulan depan!

Next Post

Previous Post

  • Fahmi Imam

    akhirnyaaaa. makasih min udah translate yg ini xD

© 2018 Keyakizaka46 Indonesia