[TERJEMAHAN] QUICK JAPAN VOL.129 NAGAHAMA NERU PART

“Terlambat masuk ke dalam grup, juga diriku”

 

Karena larangan dari keluarganya, dia harus mengundurkan diri di audisi tahap akhir. Tapi, keinginannya yang membara menggerakkan hati keluarganya, dan menerima pilihan khusus dari pihak manajemen. Nagahama Neru, setelah terlambat tiga bulan akhirnya masuk sebagai member baru tanpa melewati audisi tahap akhir. Bagi dirinya yang memulai aktivitasnya dengan menjadi kennin dari grup lain, Hiragana Keyaki, yang tercipta berkat dirinya,  dia menerima takdir yang tidak bisa dihindarinya dengan pasrah.

 

——Saat diumumkan bahwa Nagahama-san masuk sebagai member baru, itu adalah tiga bulan setelah Keyakizaka terbentuk, di studio saat syuting “Keyakitte Kakenai?” (Siaran 29 Nov  2015, ep8). Bagaimana perasaanmu saat keluar dan berdiri di depan para member?

Nagahama: Sejujurnya yang aku rasakan saat itu, aku benar-benar takut. Yang lain juga masih belum begitu mengerti kepribadian satu sama lain, saat masih meraba-raba ingin membuat Keyakizaka menjadi grup seperti apa tiba-tiba ada member baru yang masuk, tentu saja menurutku semua pasti terkejut, bingung, dan merasa tidak bisa menerima juga hal yang wajar. Karena itulah dari awal aku berpikir “Pasti akan terasingkan”. Kemudian saat masuknya diriku diumumkan, terdengar jeritan yang amat sangat keras….. Saat itu aku sangat ingin menangis, tapi saat memikirkan yang lain pasti lebih ingin menangis lagi, aku berusaha keras tetap tersenyum.

——Saat perkenalan, bukannya kamu menunjukkan ‘lengan monyet’-mu? Saat itu yang lain juga menjerit lagi, ya.

Nagahama: “Kalau sekarang aku bisa mengatakannya” banyak member yang berkata seperti itu padaku, tiba-tiba masuk dan memutar lengannya seperti itu “Apa-apaan anak ini?”, begitu katanya. Ada juga yang berkata “Awalnya semua merasa ilfil, lho.” (tertawa). “Kalau sekarang aku bisa mengatakannya”, aku sangat senang karena semuanya bisa berkata seperti itu sekarang.

——Saat senbatsu debut single, hanya Nagahama-san yang tidak masuk. Saat itu apa yang kamu rasakan?

Nagahama: Aku sendiri tidak merasa akan masuk senbatsu, saat diumumkan “Senbatsu member adalah Kanji Keyakizaka46 20 orang, semuanya”. Saat mendengarkan kata “semuanya”, aku berpikir kalau ternyata memang aku tidak digabungkan dengan yang lain, aku berbeda dari yang lain. Kemudian setelah selesai syuting aku menangis terus menerus. Karena saat itu adalah saat dimana akhirnya aku bisa berbicara dengan yang lain…… Kemudian saat itu ada staff yang berkata padaku “Neru mengutuk masa lalunya”. Saat itu aku tidak tahu kenapa aku menangis, kenapa merasa sedih, tapi saat mendengar kata-kata itu aku sangat memahaminya. Tapi, masa lalu tidak bisa diubah. Perasaan menerima bahwa terlambat masuk ke dalam grup juga diriku, mulai muncul kemudian.

——Bahwa akhirnya kamu bisa menerima masa lalumu tanpa membencinya?

Nagahama: Beban bahwa aku tidak mengikuti audisi tahap akhir, aku selalu merasakannya. Tapi yang memutuskan untuk masuk ke dunia ini, ingin melihat dunia yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya, itu semua juga aku sendiri. Kemudian, di lokasi syuting MV atau saat konser, banyak hal yang aku sadari dengan melihat dari luar. Semakin banyak melakukan itu, aku semakin tahu perkembangan yang lain, aku juga bisa melihat usaha keras dari para staff, aku juga bisa melihat para fans yang melihat dengan berseri-seri member yang berdiri di atas panggung. Aku bisa melihat itu semua dari sudut pandang orang lain di belakang panggung. Aku berpikir untuk menerapkannya pada kegiatanku berikutnya, dan menjadikan saat itu sebagai saat yang penting bagiku.

 

Yang dia sadari adalah dia mengambil jarak dengan semuanya

 

——Kapan saat hubunganmu dengan member yang lain berubah?

Nagahama: Tidak hanya pada diriku, tapi berlaku ke semuanya, peran drama (Tahun lalu “Tokuyama Daigoro wa Dare ga Koroshitaka?”) sangatlah besar. Karena saat syuting drama itu, kami selalu bersama terus menerus selama dua bulan, aku jadi bisa memperbaiki image-ku, atau bisa juga dikatakan mau tidak mau aku jadi lebih bisa menunjukkan bagaimana diriku yang sebenarnya. Di Keyaki sangat sedikit yang memaksakan pendapatnya, yang lain selalu menahan perasaannya agar bisa berteman dengan baik dengan semuanya, tapi berkat drama itu kami jadi bisa menunjukkan seperti apa diri kami yang sebenarnya. Karena akting merupakan pengalaman baru bagi semuanya, kami berulang kali melakukan kesalahan kemudian mencobanya lagi, dan kami berpikir kalau kami akan bisa melewati ini semua kalau menyatukan kekuatan. Saat itulah muncul perasaan saling menolong sebagai sesama teman.

 

“Semuanya memiliki kebanggaan terhadap lagu kami sendiri”

 

——Di tengah-tengah penayangan drama bulan Agustus, akhirnya Nagahama-san masuk sebagai senbatsu di single kedua “Sekai ni wa Ai shika nai” (diumumkan di acara tv ‘Keyakake’)

Nagahama: Aku benar-benar tidak menyangka kalau akan masuk, karena itu aku sangat terkejut. Saat pembawa acara, Sawabe (Yuu), mengatakan “Senbatsu member yang menyanyikan single kedua adalah, 21 orang”, semuanya melihat ke arahku sambil berkata “Syukurlah!”, itu membuatku sangat senang.

——Di saat yang bersamaan, diumumkan juga kalau kamu kennin sebagai member Kanji Keyakizaka dan Hiragana Keyakizaka, ya. Setelah itu 11 orang yang lolos sebagai member Hiragana Keyakizaka juga bergabung. Di “Keyakake” (ep47) saat Nagahama-san membacakan surat untuk mereka, sangat mengharukan sekali. Kata pertama yang keluar saat itu “Pertama, yang ingin aku ungkapkan kepada kalian adalah, bahwa aku sudah menunggu sepenuh hati kedatangan kalian.” Setelah menjelaskan alasannya, kemudian kamu menambahkan “Bukan dalam hubungan sebagai senior, bukan juga dengan berpura-pura sebagai teman, tapi aku ingin membangun hubungan kepercayaan sebagai sesama member perlahan-lahan.”

Nagahama: Saat itu aku merasakan suasana seperti antar teman baik di dalam Hirgana Keyaki. Seiring berjalannya waktu pasti akan berubah juga nantinya, tapi aku berpikir untuk menyampaikannya sebagai hubungan ‘antar member’. Saat itu “sepatah kata dari neru” yang dimaksud dalam tv itu adalah dalam bentuk komentar yang akan aku utarakan. Kemudian aku memohon kepada staff “Keyakake” agar mengubahnya menjadi bentuk surat yang akan aku bacakan, dan aku segera menulisnya saat itu juga. Sebisa mungkin tanpa ada kesalahpahaman, aku ingin menyampaikan bahwa aku ingin membangun hubungan yang baik sebagai antar member.

——Apakah warna tim-nya berbeda dengan Kanji Keyakizaka46?

Nagahama: Atmosfernya berbeda dengan Kanji Keyakizaka46, aku rasa banyak yang bersifat aktif di Hiragana Keyaki. Bisa bekerja bersama kedua tim tersebut merupakan motivasi tersendiri bagiku, aku sangat berterimakasih karenanya. Tapi setelah member Hiragana Keyaki lulus audisi, latihan atau menghafal koreografi langsung dilakukan oleh mereka bersebelas. Kemudian setelah itu aku baru bergabung dengan mereka, ternyata memang aku selalu sendiri, ya, seperti itulah diriku. Itu yang aku rasakan dan aku merasa sedikit down. Rasanya seperti anak yang mendaftar masuk sekolah renang seorang diri.

——Permumpamaan yang mudah dipahami, ya (tertawa)

Nagahama: Pada dasarnya aku punya kebiasaan melihat segala sesuatu dari sudut pandang orang lain. Kalau melihat dari sudut pandang orang lain, aku merasa seperti bukan bagian dari manapun. Itu adalah hal yang aku pelajari dari membaca bukunya Takahashi Minami (Teori Leader) sesaat setelah masuk Keyakizaka. Dengan sedikit mengambil jarak dari siapapun, akan membuat kita berteman baik dengan siapapun. Agar bisa menjadi seperti itu, aku mulai membentuk diriku.

 

Memiliki gambaran yang sama tentang lirik lagu adalah kelebihan grup ini

 

——Kepribadian yang menarik dari Keyakizaka46, menurutmu ada dimana?

Nagahama: Aku rasa semuanya pasti masuk ke dunia ini dengan keinginan untuk dapat merubah diri sendiri. Karena itulah, aku pikir grup ini tidak hanya akan menjadi grup yang membernya berteman baik saja. Yang paling terlihat adalah, semuanya sangat menyukai lagu kami sendiri, dan sangat membanggakannya. Pembimbing koreografi kami, TAKAHIRO-sensei, sebelum mengajarkan kami koreografinya membacakan lirik lagunya per baris, kemudian menghabiskan banyak waktu untuk menyampaikan arti koreografi yang akan diajarkan sesuai dengan lirik lagunya. Yang lain juga saling mengatakan pendapatnya dan memikirkan tentang arti liriknya bersama. Semuanya memiliki pengertian yang sama tentang “Gambaran dari lirik ini berarti seperti ini”, kemudian dengan gambaran itu kami tunjukkan dengan baik ke dalam lagu dan tarian yang kami tampilkan. Aku rasa itu adalah kelebihan kami.

——Tempat untuk menunjukkan kepribadian itu semua, melalui konser, ya?

Nagahama: Saat konser di akhir tahun, semuanya sangat bersemangat. Karena semua yang datang sudah menyisihkan waktu yang penting untuk melihat pertunjukan kami, kami merasa sangat bertanggung jawab akan hal itu, atau bisa dikatakan kami tidak boleh melakukannya dengan setengah hati. Dan lagi, mereka menghabiskan Natal mereka bersama dengan kami, kami benar-benar ingin mejadikan hari itu menjadi hari terbaik mereka.

——Dari Nagasaki masuk ke dalam “Dunia yang tidak bisa dibayangkan”, sudah berlangsung sekitar satu tahun. Apakah pilihanmu tidak salah?

Nagahama: Iya. Tidak hanya bernyanyi dan juga menari, aku merasakan kebahagian dengan bisa menyebarkan hal yang aku sukai atau yang menarik bagiku. Seperti misal para fans membaca buku yang aku rekomendasikan. Melalui aktifitas di Keyakizaka46, alangkah baiknya kalau aku bisa menyebarkan berbagai macam hal, meskipun sedikit.

 

 

translated by BlackErika

Next Post

Previous Post

  • Shunereirunoshimioyu

    neruko ^_^)

© 2018 Keyakizaka46 Indonesia